Jumat, 10 Oktober 2014

</3

Waktu berjalan begitu pelan, dan kusadari semua tlah pergi

Coba menahan beratnya beban, lalui hari tanpamu disini

Tak kau hiraukan smua ucapan, kaupun berlalu kau tinggalkan aku

tentukan tujuan dan kumulai berjalan, ku kan terus melaju

 Tak kan menyerah, kulanjutkan langkah

Kulalui hari

tak kan menyerah, dan terus melangkah

Tanpamu disini

I've got to move on, and never get down

I'll get the best best best and keep it on my own..

Minggu, 07 September 2014

I don't know why

Dalam suatu hubungan saya tidak pernah sekasar ini dalam berbicara, dan tidak pernah sekasar ini menggunakan bahasa jawa yg menurut saya tidak pantas saya keluarkan untuk seorang lelaki yg saya cintai.
Baru kali ini saya seperti tidak berpendidikan dan seperti keluar dr apa yg orang tua saya ajarkan kepada saya.

Kamis, 24 Juli 2014

hello july!😭

Dan aku hampir menyerah. Tapi ketika "Tuhan jika engkau menghendaki kami melanjutkan hubungan ini beri saya tanda untuk ga pernah capek memperjuangkannya, tp jika engkau ingin kami tidak melanjutkan hubungan ini bantu saya melepaskan dgn rela keikhlasan dan ketulusan"
tp Tuhan masih pengen aku berjuang ternyata :)
Tuhan kasih banyak tanda, lewat apapun itu.
Aku tau kita sama2 capek. Tp sejauh ini yg aku tau kita sama2 belum bisa melepas dgn bener2 melepas. perasaan kita jauh lebih besar, meski terkadang tertutup ego.

Memperjuangkan yg menyakitkan.
Aku kuat, jauh lebih kuat dr sebelumnya. Tiap air mata keluar, disitulah aku makin kuat.

Aku tau ini bukan aku.
Ini diluar kemampuanku mempertahankan yg menyakitkan.
bukan aku yg nangis di depan seorang ibu berulang ulang kali hanya karna seorang lelaki.
Bukan aku yg keras kepala ketika akhirnya dibuang dan masih mohon2 untuk tidak ditinggalkan.
Bukan aku yg nekat pergi tengah malam ujan2 cuma mau sekedar memberikan sesuatu untuk terakhir kalinya.
Dan bukan aku ketika dicuekin dikata2in tp masih mencoba memohon.
Bukan aku.
Tp itu sekarang benar2 aku.
Gabisa dikatakan sebuah perjuangan karna itu belum ada apa2nya.

Aku jauh lebih siap sekarang ketika suatu saat akan benar2 ditinggalkan (meskipun ga pernah membayangkan hal itu karna untuk memikirkan hal itu aja udah sakit). Karna setidaknya aku sudah berusaha meskipun selalu terlihat kurang dan blm ada apa2nya.

Aku masih akan terus berusaha untuk memberikan yg terbaik, akan terus. Aku belajar memperjuangkan seseorang, meski akhirnya (buruknya) dia bukan untuk aku miliki.
Aku ga pernah mikir semuanya sia sia, karna aku mencintainya dan sudah seharusnya aku berusaha untuknya. Yg aku tau cuma dia yg ada di depanku, yg membuat aku selalu semangat liat ke depan, mengusahakannya, melakukan apapun untuk dia.

Sabtu, 03 Mei 2014

hai

- Jangan lelah untuk mempertahankan, karena seperti 

yang telah dimengerti, melepaskan itu jauh lebih 

melelahkan -

Read!



Kita melampiaskan 99% kemarahan justru

 kepada orang yang paling kita cintai. Dan 

akibatnya seringkali adalah fatal